Bye Black (will miss you soooo muchh!!), Hi Scarlett!

| Nov 23, 2009

Hari Selasa (17/11) lalu kelabu.. gimana ga, tepat jam 4 sore saat bersiap pulang kantor, baru sadar kalo sedari tadi HP ga di tangan, di meja kerja, di kantong celana, dan pastinya ga di kuping.. (yang terakhir lebay... :p).

Diingat-ingat, terakhir menyadari keberadaan si Black itu saat di toilet jam 2.. Karena kebiasaan si Black melesat keluar saat saya buka celana (dah.. ga usah dibayangin...), maka saya taruh hp kesayangan saya itu di atas tempat toilet paper.. dan.. bodohnya.. kelupaan untuk dibawa serta saat keluar toilet..

Uhuhuhuuuuu... :(( sedihnya ga ketulungan... mana kerjaan lagi banyak menuntut koordinasi.. dan.. masih sering sms kangen-kangenan sama suami baru (hyakakakakk... lebay lagiii :p).. Tega-teganya saya meninggalkan si Black di toilet dan dia pun diambil orang :(( Huaaa!!

Setengah kebingungan, saya telpon Beny, suami tercinta. Tanggapan dia: "Halahh.. sengaja tuu.. biar dibeliin yang baru.. ya kann??" Hihihi.. teringat hari Sabtu pekan sebelumnya saat jalan pagi berdua, aku kutak-kutik hpnya dan berujar: "Yang.. hpku udah jadoel banget nii.. dah hampir 4 tahun! Kayaknya hp kayak punya kamu lucu juga deehh!"

Agaknya ada malaikat yang mengaminkan permintaan saya, tapi ko.. kenapa si Black harus ilang dulu?? Malaikatnya usil ni...

Yaahh.. dengan berat hati saya melepas si Black, hp SonyEricsson Z558i yang saya bayar cicil lewat cicilan BCA nya Ayah selama 3 bulan.. (hekekekkk). Tu hp kecil tapi sangat fungsional. Punya fitur GPRS, bluetooth, limited touch screen, push e-mail, bahkan bisa update status facebook terus-terusan melalui dia.. Batrenya pun bisa tahan 3 hari tanpa kesentuh charger. Berbentuk clam-shell, saya bisa ikutan bergaya a la Fitri Tropica: buka hp, julurkan tangan dengan gerakan flick, lalu, "Haelllooooww!!".

Lalu... hari Minggu (22/11) lalu, Beny berbaik hati membelikan saya kembaran hpnya yang saya idamkan. Sama persis dengan punya dia. Dia pegang warna Modern Black, Saya Scarlett Red! Menurut Beny, hp ini lebih cocok sama saya ketimbang si Black, pasalnya dia tahan banting. Hehehe.. agaknya Beny dah hapal perilaku (kebiasaan? kelainan?) saya menjatuhkan barang-barang elektronik dan pecah belah. Kerennya lagi, dia tahan air. Diajak berenang juga bisa! Heheh.. jadi penasaran si Scarlett bisa berenang dengan gaya apa :p

Here she is:

My Vision!

| Nov 17, 2009

Alhamdulillah.. Allah berkehendak untuk mengabulkan pinta yang satu ini.. Sebenarnya bukan cuma satu.. tapi ia hadir dalam sebuah wujud Beny Rozani :) Semoga Allah berkehendak menyatukan kami berdua dalam cinta kepadaNya. Aaamin!

Pinta itu terkabul sempurna dalam sebuah janji suci yang terikrarkan tanggal 6 November 2009 lalu. Haru bahagia tumpah ruah siang itu.. Terima kasih pada sahabat yang berkenan berbagi kebahagiaan dengan kami di Jakarta :)

Kini, saatnya memulai pinta baru. Allah kan Maha Kaya.. Dia suka pada hambaNya yang meminta.. Hehehe.. Kali ini pintanya buanyakkk.. Ga apa-apa ya Allah ya?? Dengan izinMu, Nova akan terus giat beribadah dan pdkt sama Allah :D

Nova minta ini:

Delapan hari menuju hari-H

| Oct 6, 2009

Hampir empat tahun lalu, saya menulis posting dengan judul yang sama. Tulisan itu untuk adik saya, 8 hari menjelang hari pernikahannya. Kini, saya menulis tentang diri saya.

Ya, teman-temanku yang baik.. InsyaAllah Nova akan menikah 8 hari lagi!

"Update banget Nov!!" Beberapa dari teman pembaca mungkin berpikiran seperti itu. Ehehe.. maaf ya bagi yang baru tahu berita ini lewat tulisan ini. Bukannya saya ga mau publikasi lewat blog (kalo lewat Facebook, dah rame tuh kayaknya), tapi karena saya terlalu excited sampe-sampe bingung mau nulis apa tentang cerita saya yang satu ini.

Sudah tiga tahun belakangan ini saya ingin sekali menikah. Bahkan, kalau diingat mundur, sejak saya tingkat 3 kuliah, saya sudah memikirkan untuk nikah sambil kuliah. Alhamdulillah, Allah mengabulkan permintaan saya di saat yang tepat. Saat saya rasa, saya bisa melihat segala sesuatu lebih positif dan lebih dewasa.

Ok.. sekarang ceritanya yaa..

1. Mulai dari pertanyaan yang biasanya diajukan: Siapa laki-laki (beruntung?) itu Nov?

Ehehehe... beruntung atau tidak dia dapet saya sebagai istrinya kelak, mending tanya langsung deh! Yang saya tahu pasti, saya merasa sangat beruntung bertemu, berkenalan, dan akhirnya dijadikan calon istri oleh dia.

Namanya Beny Rozani. Kelahiran Jakarta jaman Michael Jackson masih keriting-keriting, kulit hitam, mengeluarkan album hits 'Thriller' (hekekekk... ketauan deh angkatannya! :p). Peranakan Melayu Riau dan Betawi. Sebenarnya kalo dilihat, lebih kental Betawi nya.. mungkin ini karena ayahnya (alm.) sudah merantau di Tanah Betawi sejak beliau SMP. Beny adalah seorang freelancer fotografer/videografer. Ya, gampangnya, sebut saja dia tukang foto dan bikin video keliling.. karena memang saat ini dia ga lagi bekerja menetap di satu tempat/lembaga.

2. Kenal di mana? Kapan?

Seingat saya, ketemu Beny pertama kali bulan Maret 2009 saat teman sekantor saya ngunduh di Bogor. Kesan pertama: ni orang ribbuttt banget sih??? Hakakaka.. (Mengenai Beny dan keributannya, saya ceritakan lain waktu ya? Tenang, saya nanti insyaAllah punya waktu seumur hidup untuk cerita tentang dia.. hehe..). Setelah itu ga ada kontak apapun dengan dia. Saya sibuk dengan pendaftaran S2 dan beasiswa saya, dan ga ada inisiasi apapun dari dia.

Kami ketemu lagi bulan Agustus lalu. Ya.. Agustus 2009. Tepatnya tanggal 3 Agustus sampai tanggal 6 Agustus 2009 kami terlibat dalam satu kegiatan kerja di Makassar. Saat itu saya bertugas jadi asisten fasilitator lokakarya, dan Beny, sesuai keahliannya, mendokumentasikan acara lewat kamera video.

3. Halah! Cepet banget?! Sekarang dah mau nikah aja?? Ceritanya gimana?

Dibilang cepet ya.. lumayan, dibilang lama ga juga.. Sehari setelah pulang dari Makassar, Beny ngajak Nova nonton. GI Joe.. Hihi.. tu film lumayan lah.. tapi cukup ngebosenin sebagai film action. Lagipula, Beny nya tidur selama hampir setengah durasi pemutaran film (yeahh... agagnya dia kena kutukan Nova.. teman-teman cowok Nova kalo diajak nonton cuma berdua entah kenapa selalu tertidur di bioskop. Korban sebelum Beny ada Awan, Agus dan Beni). Bisa dibilang acara nonton ga begitu sukses..

Oke.. itu tanggal 7 Agustus. Singkat cerita, beberapa hari setelah itu kami kontak-kontakan lagi. Sempat ada cerita yang unik juga (ga mau diceritain di sini ahh.. biar pada penasaran trus nanya langsung :p ). Lalu... 23 Agustus, saat Nova lagi tugas di Bali, Beny mengajak Nova menikah, via sms!

Yea.. memang saya cewek apaan.. mau diajak nikah via sms?? Haha.. Tapi berhubung saya lagi jauh ya.. dia bersabar hingga tanggal 30 Agustus saat saya kembali ke Jakarta. Malam itu pertanyaan yang sama diajukan lagi. Dan Nova menjawab 'ya' dengan syarat Beny menghadap langsung ke Ayah dan Mama, yang dia lakukan keesokannya, tanggal 31 Agustus.

Bahagia? Alhamdulillah.. Bahagia bangeeeetttt!!! Buat saya, dia adalah jawaban dari tiap doa yang saya pinta ke Allah. Seperti bintang yang jatuh dari langit untuk saya.

Delapan hari lagi..
Kami akan mengarungi hidup baru berdua. Jumlah keluarga bertambah, jumlah saudara dan orang tua juga.

Delapan hari lagi..
Tangan ayah akan menggenggam tangannya, dan keduanya mengucap beberapa kalimat yang memindahkan perwalianku dari ayah kepadanya. Perjanjian yang berat, kata Rasulullah.

Delapan hari lagi..
Ga tergambar rasanya.. Semua campur aduk.. yang pasti bahagia!

Delapan hari lagi..
Karenanya, saya mohon doa dari sahabat semua.. Doakan kami agar jadi keluarga yang berlimpah berkah dan hidayah dari Allah.

selamat ulang tahun, doraemon tersayang!

| Sep 3, 2009

Doraemon ulang tahun hari ini! Sebenernya saya lupa.. diingatkan oleh Teh Risma yang sedang berdomisili di Tokyo. Nuhun ya Teh!

Doraemon.. tottemo daisuki!

10 alasan saya suka dia karena:
1. Warnanya biru!
2. Bulat bulat bulat... lingkar badan dan tinggi badannya sama!
3. Baik hati
4. Sayang banget sama Nobita
5. Senyumnya lebaaaarrrr
6. Alat-alatnya ajaib
7. Ceriaaa
8. Penolong
9. Suka dorayaki (aku juga sukaaa!)
10. (Agag filosofis niii) Mengingatkanku bahwa masa depan itu pasti datang, lebih baik dan lebih mudah.. dan sesungguhnya masa itu bisa hadir hari ini!

O TANJOUBI OMEDETOU, DORA-CHAN!

PS: gambar di atas itu adalah banner nya Google.co.jp hari ini. Dibuat khusus untuk Doraemon. Gambar juga diambil dari sana

penantian telah berujung

| Aug 29, 2009

ketika pohon doa telah berbuah manis
sepi terganti rindu
sendiri berganti berpadu

Novasyurahati (Bag.1): Asal usul nama

| Jul 22, 2009

Kalau mau tau nama asli seseorang, baiknya lihat di Akte Kelahiran nya. KTP, Paspor atau Ijazah sekalipun tidak menjamin bahwa nama yang tertera di situ benar-benar nama pemberian orang tua dari yang bersangkutan.

Saya punya evolusi nama. Aneh memang. Tapi dari dokumen-dokumen penting yang ada nama saya di atasnya, saya melihat bahwa nama saya memang berubah-ubah.

Di kartu rapor TK (TK paling lama dihuni 2 tahun, jadi ga perlu pakai buku rapor, tho?) saya, tertulis nama Nova Surahati. Begitupun di buku rapor SD saya tahun pertama. Saya tidak ingat kapan tepatnya nama saya 'berubah', tapi di rapor SD saya bisa dilihat bekas tip-ex (bukan nama merk) setelah huruf 'S' lalu diikuti dengan huruf-huruf yang menimpa tip-ex itu: 'YURAHATI'. Jadilah nama saya Nova Syurahati. Pake 'Y'.

Begitu yang tertera di Ijazah SD saya, bersambung ke rapor SMP. Hingga saat saya mengurus ijazah SMP saya. Sekolah menyaratkan agar nama yang tertera di ijazah sama dengan yang tertera di Akte Kelahiran. Di situlah saya baru menyadari bahwa saya hanya punya satu nama, bukan dua yang saya percayai selama ini. Novasyurahati. Disambung. Masih pake huruf 'Y'.

Wakil Kepala SMP saya, Pak Masribi (yang oleh saya dan teman-teman, namanya kerap kami bicangkan karena mengandung pleonasme, mengingat beliau Jawa.. Kami bersyukur harus memanggilnya dengan sebutan 'Pak'. Agak aneh jika harus sok akrab dengan sebutan 'Mas'. Mas Masribi?) sempat mempermasalahkan dua hal terkait ijazah saya:
1. Perubahan nama saya; dan
2. Foto di ijazah saya. Saya kekeuh mau tetap pakai jilbab, sementara beliau menyarankan saya membuka jilbab saya, hanya untuk keperluan foto.

Perihal masalah nomer 1, jelas saya punya bukti kuat. Jika Pak Masribi bersikukuh agar saya tidak mengubah nama, beliau berarti secara teknis yang memaksa saya mengganti nama saya, wong yang tertulis di akte saya 'Novasyurahati' kok. Perihal masalah nomer 2, saya akan ceritakan nanti.

Dua nama atau satu nama, hingga kini saya masih belum jelas, sebenarnya bagaimana orang tua saya pada awalnya ingin memberi identitas kepada anak kedua mereka ini? Saat saya tanyakan ke Mama, beliau bilang harusnya memang dua nama. Orang yang mencatatnya saja salah menulis (yap.. setelah mendapat penjelasan ini, saya sempat bercita-cita untuk jadi penulis nama di Akte Kelahiran.. agar tidak ada lagi anak Indonesia yang salah nama sedari akte lahir!). Tapi, lain halnya ketika saya tanyakan hal yang sama ke Ayah, "Oh, ya memang sengaja! Itu kan supaya ga biasa.. lagipula kalo ga dipisah, ketahuan banget kamu lahir bulan Suro!". Okee... lalu pertanyaan saya selanjutnya: Saya anak siapa? Apakah saya anak kandung atau anak adopsi???

Pergulatan soal nama akhirnya berakhir kini, sejak saya tidak lagi mempermasalahkan pake 'y' atau tidak, satu nama atau dua nama. Tapi tetap saja, sulit untuk membaca 'Novasyurahati' secara langsung dengan cepat.. Terbukti saat wisuda sarjana, sang protokol salah menyebutkan nama saya: Nova.. No.. Novasuryahati! *d'ohhh!!*

Oya.. perihal makna, 'Nova' diambil dari bulan lahir saya, November. Kenapa bukan 'Novi'? Jangan tanya saya... lagipula saya lebih suka Nova karena lebih ga pasaran dibanding Novi. Nova juga dalam bahasa latin artinya 'baru'. Temen saya yang orang Chechnya senang sekali dengan nama saya ini, cocok sama karakter orangnya, katanya.. hehehe.. Dan.. 'Syura' diambil dari bulan lahir juga.. bulan Sura, sebutan bulan dalam bahasa Jawa yang dalam kalender Islam dikenal sebagai bulan Muharram. Ayah saya juga bilang di Alqur'an ada surat Asy-Syuraa yang artinya 'musyawarah'. Jadi deh ditambah 'hati' supaya jadi orang bijak yang hatinya selalu bermusyawarah (saat diterangkan ini, saya jadi ingat sila keempat Pancasila :p).

Otobiografi Novasyurahati

| Jul 17, 2009

Terinspirasi oleh Nyi Vinon yang buku otobiografinya berhasil membuat saya tidak bisa lepas membaca saat senggang (terutama ketika menunggu kereta atau di dalam kereta). Saya pikir (dan rasa), saya perlu menuliskan otobiografi saya juga.

Terutama untuk diri saya sendiri. Untuk mengingat sudah seberapa jauh perjalanan hidup yang saya tempuh dan berapa banyak saya mencapai tujuan saya. Juga, untuk mengingatkan diri saya sendiri atas asal-usul saya: keluarga, sahabat dan lingkungan saya.

Kemudian untuk keluarga saya. Ayah, Mama, Mas Tomi-Mbak Endang-Gagah-Bima-Syifa, Tita-Rozak-Azzam, Ikhsan, dan Mbak Wati. Dan keluarga yang akan saya bentuk kelak. Perjalanan seumur hidup saya mengenal mereka semua.

Lalu untuk sahabat-sahabat saya.

Pada dasarnya, saya ingin dikenang sebagai Novasyurahati. Dulu, kini dan nanti. Jadi.. setelah ini akan ada seri-seri cerita mengenai saya. Saya. Saya.